Mengenal Tanaman Bibir Pelacur yang Terancam Punah

Mengenal Tanaman Bibir Pelacur yang Terancam Punah

Rabu, 10 November 2021 11:29 Eris Kuswara Inspirasi


 

Koropak.co.id - Tercatat, lebih dari 400.000 spesies tanaman ada di Bumi dengan berbagai macam kelebihannya masing-masing.

Seperti halnya Psychotria Elata, atau tanaman yang lebih dikenal sebagai bibir pelacur atau bibir merah merona.

Bentuknya yang menyerupai ciuman dan berwarna merah cerah ini menarik serangga penyerbuk, kupu-kupu dan burung kolibri.

Tanaman yang satu ini juga merupakan bunga asli hutan tropis dan juga dikenal sebagai 'Bunga Ciuman'.

Psychotria Elata sendiri merupakan jenis spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam famili Rubiaceae. Spesies ini juga merupakan bagian dari ordo Gentianales.

Spesies Psychotria elata juga merupakan bagian dari genus Psychotria. Sementara itu, nama ilmiah dari spesies ini pertama kalinya diterbitkan oleh (Sw.) Hammel.

Famili Rubiaceae adalah salah satu suku tumbuhan berbunga dan menurut Sistem Klasifikasi APG II, suku ini termasuk dalam bangsa Gentianales.

 

Baca : Inilah Beberapa Tanaman yang Dapat Mengusir Tikus dari Rumah

Suku ini juga terdiri atas pepohonan, perdu, liana, atau herbal yang tumbuh di atas tanah. Termasuk juga di dalamnya sejumlah tumbuhan penghasil alkaloid penting seperti kafeina (dari kopi dan dihasilkan dari beberapa jenis Coffea) dan kinina (dari kulit batang Cinchona).

Tanaman ini juga diketahui hanya bisa ditemukan di hutan-hutan di Kolombia, Kosta Rika, Panama, dan Ekuador.

Selain itu, tamanan yang tersebut tumbuh di hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan serta statusnya kini terancam punah dengan jumlah yang cukup berkurang drastis.

Sementara itu, diketahui pula bahwa Suku India Kuno di zaman dahulu sering menggunakan tanaman ini untuk dijadikan obat-obatan. Seperti halnya obat untuk penyakit batuk, sakit telinga, bahkan juga dapat digunakan untuk mengobati dispnea.

Dispnea sendiri merupakan kondisi kesehatan yang di mana seseorang mengalami kesulitan bernapas.

Beberapa orang yang mengalami kondisi ini menggambarkannya sebagai sensasi yang membuat tubuh seakan membutuhkan udara yang lebih banyak, dada menyempit, serta merasa tidak berdaya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini